Gugatan Praperadilan Tersangka Narkoba Terhadap Kasat Narkoba Polresta Mojokerto Ditolak

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


Gugatan Praperadilan Tersangka Narkoba Terhadap Kasat Narkoba Polresta Mojokerto Ditolak

Mojokerto (INDONESIATODAY.CO.ID) – Hakim tunggal Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto Sufrinaldi memutuskan menolak seluruh permohonan gugatan praperadilan yang diajukan tersangka kasus narkoba, DS (34). Hakim Sufrinaldi menolak permohonan proses praperadilan DS karena polisi dinilai bertindak sesuai prosedur.

Sidang perkara No 2/Pid.Pra/2022/PN Mjk tersebut berlangsung secara terbuka di ruang Chandra PN Mojokerto. Sidang dengan agenda pembacaan putusan tersebut berlangsung sekitar 30 menit. Hasilnya, proses praperadilan yang dilayangkan tersangka asal Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto itu ditolak hakim.

“Pada pokok amar putusannya, hakim menyatakan menolak permohonan praperadilan pemohon untuk seluruhnya. Ada sejumlah pertimbangan hakim dalam putusan tersebut,” ungkap Wakil Ketua PN Mojokerto sekaligus juru bicara sementara PN Mojokerto, Sunoto SH MH, Jumat (23/9/2022).

Baca Juga:Lawan 7 Pengacara, Polres Malang Menangi PraperadilanGugatan Praperadilan Dipertanyakan Polisi, Ini Jawaban SingkyPolrestabes Surabaya Kalah Praperadilan, SP3 Dicabut HakimHakim Tolak Pengajuan Praperadilan Anak Kiai di JombangSeorang Wajib Pajak Praperadilankan Menteri Keuangan dan Kanwil Pajak

Dalam proses penangkapan tersangka, anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto telah mengantongi surat tugas penangkapan DS. Surat tugas penangkapan tersebut diberikan anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto kepada Siti Qotimah yang merupakan tante dari tersangka.

“Dalam pertimbangannya, majelis (hakim) menyatakan karena penangkapan, penahanan dan penggeledahan yang dilakukan termohon (kepolisian) telah dilengkapi surat-surat perintah. Dan surat-surat tersebut telah diberitahukan dan diterima keluarga pemohon, Siti Qotimah,” katanya.

Siti Qotimah dipanggil ke Mapolresta Mojokerto untuk diberi surat penangkapan dan penahanan tersangka setelah beberapa saat tersangka ditangkap. Hakim menyatakan proses penyidikan dengan tindakan penangkapan, penggeledahan dan penahanan, yang dilakukan oleh termohon telah memenuhi hukum acara pidana.

Kasat Narkoba Polresta Mojokerto AKP Edi Purwo.

“Praperadilan ini lebih menilai aspek formil tentang proses penangkapannya. Dan pemohon tidak ada meminta penetapan tersangka tidak sah, itu lain lagi. Sementara, sesuai putusan Mahkamah Konstitusi, praperadilan bisa terkait penetapan tersangka. Nah, pemohon tidak meminta atau membahas itu,” ujarnya.

Sehingga praperadilan yang menggugat institusi kepolisian tersebut dinilai telah selesai. Namun peradilan pokok perkara ditetapkannya DS sebagai tersangka peredaran narkoba masih terus bergulir. PN Mojokerto tengah menunggu pelimpahan dari kejaksaan dan kepolisian.

“Putusan praperadilan ini adalah tingkat pertama dan terakhir, tidak ada upaya hukum banding. Terkait pokok perkaranya berlanjut, apakah nanti sampai P21 dan dilimpahkan ke pengadilan? Apakah bila memang ada kejanggalan dan sebagainya, nanti materinya pada pembuktian pokok perkara,” tegasnya.

Menanggapi putusan tersebut, Kuasa Hukum tersangka, Warti Ningsih mengaku kecewa. “Katanya, berdasarkan surat-surat yang diajukan oleh termohon sudah sesuai. Jadi penahanan penangkapan dan penggeledahan sudah sesuai prosedur hukum dan undang-undang,” ujarnya.

Meski begitu, pihaknya terus berupaya mencari keadilan bagi kliennya. Pihaknya berencana akan melayangkan surat ke Kapolda Jatim untuk meminta perlindungan hukum. Tujuannya, meminta Polresta Mojokerto untuk menghentikan penyidikan dan membebaskan kliennya lantaran proses penangkapannya dinilai tidak sesuai prosedur. “Mungkin nanti kami akan bersurat ke Kapolda Jatim untuk minta perlindungan hukum atas perkara ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, DS (34), tersangka kasus narkoba melalui kuasa hukumnya mengajukan permohonan praperadilan terhadap Kasat Narkoba Polresta Mojokerto AKP Edi Purwo ke Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Tersangka merasa penangkapan dirinya tidak sesuai prosedur. [tin/kun]

Sumber : beritajatim.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini