2.356 Ternak di Aceh Besar Terbebas dari Virus PMK

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


2.356 Ternak di Aceh Besar Terbebas dari Virus PMK Aceh: Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar menyebut sebanyak 2.356 dari 6.801 ekor ternak di daerahnya sudah dinyatakan sembuh dari infeksi penyakit mulut dan kuku (PMK).

“Data terbaru yang sudah sembuh sebanyak 2.356 ekor sapi dan kerbau, sedangkan yang mati 24 ekor,” kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Dinas Pertanian Aceh Firdaus di Aceh Besar, Rabu, Rabu, 13 Juli 2022.

Pihaknya mencatat populasi sapi di Aceh Besar 81.276 ekor dan kerbau 6.401 ekor. Namun, saat ini pihaknya belum melakukan vaksinasi PMK bagi ternak di Aceh Besar.

Karena, kata dia, vaksin PMK diberikan kepada ternak yang sehat, supaya terhindar dari infeksi PMK. Sedangkan terhadap ternak yang terkena PMK, pihaknya akan terus memberi pengobatan.

“Kita belum mendapatkan ternak yang bebas PMK, ada yang bebas (PMK) tapi dilepas liar oleh masyarakat,” kata Firdaus.

Baca: Pemotongan Hewan Kurban di Sleman Meningkat di Tengah Wabah PMK

Sebab itu, upaya yang masih terus dilakukan saat ini melalui pengobatan dari dokter hewan, mulai dari pemberian vitamin, antibiotik, serta treatment kesehatan lain. Pihaknya juga terus melakukan edukasi kepada masyarakat agar ternak mereka yang sehat mau dilakukan vaksinasi agar terhindari dari infeksi PMK.

Ia mengatakan ternak yang sembuh tidak lepas peran besar dari para peternak, yang selalu memantau perkembangan kesehatan ternak, dan bahkan juga ikut memberikan obat-obatan tradisional. Sedangkan ternak yang mati, memang sudah dalam kondisi yang sangat parah, ditambah lagi penanganan yang terlambat karena ternak tersebut dilepas liar.

“Jadi ketika ditemukan kondisinya sudah parah, kuku sudah terkelupas, mulut sudah rusak, jadi yang mati ini umumnya karena terlambat ditangani,” kata Firdaus.

Sumber : medcom.id
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini