Soal Protokol Kesehatan, FWJ dan Batalyon 33 Grup 3 Kopassus Punya Peran Yang Sama

  • Whatsapp

JAKARTA Today – Ketua Forum Wartawan Jakarta (FWJ) Mustofa Hadi karya yang biasa disapa Opan menyambut baik sinergitas antar pilar demokrasi yang dalam hal ini pihak Batalyon 33 Grup 3 Kopassus akan menggandeng Forum Wartawan Jakarta untuk bersama-sama berperang melawan Covid-19 yang saat ini masih belum usai.

Pernyataan tersebut telah dibahas dalam sajian penerapan rancangan berjangka, baik dimasa pandemi covid-19 maupun disetiap kegiatan bernuansa edukasi, sosial bermasyarakat.


Pertemuan yang dilakukan di komplek Cijantung, tepatnya di Kantor Batalyon 33 grup 3 Kopassus, Jakarta Timur pada Rabu, (18/11) sore telah mendapatkan beberapa poin, diantaranya sosialisasi masker sebagai bentuk mereduksi kembali untuk menjaga protokol kesehatan dilingkungan dan ditengah-tengah masyarakat.

“Meski sudah agak tertinggal, tetapi wajib masker dimasa pandemi ini harus terus digalakan. Ini kan bukan barang basi, tetapi kegiatan sesuatu yang memang menjadi tanggungjawab kita semua guna menjaga lingkungan dari virus corona,” ucap Pasintel Batalyon 33 Grup 3 Kopassus, Lettu (TNI) Yuda DR saat membuka diskusi bersama pengurus FWJ.

Bacaan Lainnya

Indonesiatoday
Lettu Yuda DR

Dikatakannya, selain sosialisasi Masker, rancangan program pendek yang sudah siap dijalankan, Batalyon 33 Grup 3 Kopassus juga telah membangun beberapa POS pengaduan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 yang diberi nama Pos Ngadem Batalyon 33 Grup 3 Kopassus, “tentunya kami juga akan menyiapkan 1 unit ambulance khusus covid-19 yang akan kami standby kan di pos-pos ngadem kami nantinya,” ulas Yuda.

Ditempat yang sama, Ketua Umum Forum Wartawan Jakarta mengapresiasikan dan mendukung program-program kemasyarakatan yang akan dilaksanakan Batalyon 33 Grup 3 Kopassus.

“Cukup unik dan menantang siihhh, Kopassus yang kita kenal dan kita tau itu kan garang, serta orang-orang pilihan yang dipersiapkan untuk berperang, tapi disini kawan-kawan Batalyon 33 Grup 3 Kopassus terpanggil guna mencegah berkembangnya virus corona ditengah-tengah masyarakat,” urai Opan.

Agenda yang telah ditetapkan hasil pertemuan, Opan menjelaskan ada 2 (titik) yang menjadi target sasaran, yakni di Kalisari dan Ciracas.

“Ada mekanisme pelaksanaanya kok, artinya sosialisasi masker nanti berbau edukasi dan teguran disiplin, tapi tadi kita juga sudah menyampaikan harus adanya konstruksi yang jelas dalam merealisasikannya. Yaaa… waktunya kemungkinan Senin besok, 23 November 2020,” Jelasnya.

Pertemuan yang berlangsung kurang lebih memakan waktu 2 jam itu juga dihadiri Dewan Pembina FWJ, Joko Irianto, Dewan Penasehat FWJ, Lemens Kodongan, para pengurus DPP FWJ, Pasintel Batalyon 33 Grup 3 Kopassus, Lettu (TNI) Yuda DR, serta jajaran Batalyon 33 Grup 3 Kopassus. (Ann)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *