WHO Rilis Pedoman Penanganan Akhiri Pandemi Covid-19, Bisa Diterapkan Indonesia

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


WHO Rilis Pedoman Penanganan Akhiri Pandemi Covid-19, Bisa Diterapkan Indonesia

JAKARTA, INDONESIATODAY.CO.ID - Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah mengeluarkan pedoman dalam penanganan Covid-19. Hal ini pun diterapkan oleh Indonesia, berikut penjelasannya.

Baca Juga : Varian Baru Muncul Lagi, Ketua Satgas: Covid-19 Terus Bermutasi

Menurut Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Nasional, Prof Wiku Adisasmito mengungkap pedoman dari WHO, terdiri lima pilar perlu diperhatikan pemerintah dan daerah agar lekas akhiri pandemi Covid-19.

1. Surveilans laboratorium dan pencerdasan masyarakat

Surveilans disampaikan untuk mengidentifikasi sejak dini dan pencegahan penyebaran secara luas. 

Baca Juga : Covid-19 Terus Lahirkan Varian Baru, Begini Penjelasan IDI

"Kunci pelaksanaan surveilans ada di tingkat terkecil yaitu rt-rw yang didukung oleh Puskesmas dan dan tingkat Kelurahan," kata Ketua Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Nasional, Prof Wiku Adisasmito dalam Konferensi Pers Update Covid-19 di Kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (23/9/2022)

Surveilans juga dapat berjalan dengan baik, apabila ada dukungan dari warga untuk bersedia memberikan informasi yang benar. Apabila petugas penulis melakukan penelusuran kontak atau tracing.

2. Vaksinasi dan pemberdayaan masyarakat

Baca Juga : IDI Sebut Penanganan Covid-19 di Indonesia Lebih Baik Dibandingkan AS, Jepang dan Korsel, Ini Alasannya

Kebutuhan vaksinasi booster di tengah Covid-19 sangat dibutuhkan, sebab membentuk sistem kekebalan tubuh (antibodi) pada masyarakat. 

"Fakta yang terjadi di dunia vaksin telah menyelamatkan ratusan juta nyawa, semakin banyak orang divaksin maka semakin terlindungi pada orang bukan hanya orang tersebut tetapi juga kelompok rentan," katanya.

 

Sumber : celebrities.id
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini