Terbaru Hukum & Politik Heboh & Viral Peristiwa Kesehatan Olahraga Musik & Video Unik

Urai Kemacetan, Pemkot Surabaya Akan Maksimalkan Transportasi Umum

Surabaya: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan bersinergi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur untuk mengembangkan buy the service (BTS). BTS ini bertujuan untuk mengatasi kemacetan di kawasan perkotaan.

"Program BTS ini merupakan program Kementerian Perhubungan (Kemenhub), untuk mengajak masyarakat menggunakan alat transportasi publik," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Irvan Wahyu Drajat, di Surabaya, Kamis, 25 November 2021.

Baca: 5 Anggota DPRD Cirebon Masuk Data Penerima Bansos

Irvan meyakini BTS bisa berjalan sesuai dengan tujuan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim karena Pemkot Surabaya sudah membuat angkutan massal berbasis jalan.

Saat ini Pemkot Surabaya tengah fokus melakukan penataan tata ruang dan menyiapkan infrastruktur seperti jalan, trotoar, transportasi kota yang modern dan suitanable.

"Sejak tahun 2018, kita sudah menggunakan Suroboyo Bus. Sesuai dengan visi Wali Kota Surabaya, bagaimana menciptakan alat transportasi modern dan suitanable," jelasnya.

Untuk mendukung program BTS, kata Irvan, Pemkot Surabaya sudah menerapkan pembayaran atau tiketing elektronik pada Suroboyo Bus, seperti QRIS (QR Code) dan tapping laiknya di tol. Rencananya, operasional trayek BTS tahun 2021 - 2022 Dishub Kota Surabaya akan mengoprasikan trayek 2, yaitu rute Raya Lidah Wetan - Karang Menjangan - ITS PP.

"Rute ini nantinya akan terkoneksi dengan trayek lainnya. Sehingga, nantinya akan ada konektivitas antara Teminal Purabaya, Lidah Wetan dan Gresik. Kemudian ada juga konektivitas di Terminal Purabaya untuk ke arah Sidoarjo, dengan adanya rute ini diharapkan bisa menjawab problem kemacetan di dalam kota," ujarnya.
Dipublikasikan pada 25 Nov 2021 20:05 PM
Sumber: medcom.id
IndonesiaToday merupakan situs agregator berita yang mengambil informasi dari berbagai sumber berita terpercaya dan menampilkannya dalam satu situs. Semua informasi yang ditampilkan adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis berita (sumber).
Komentar
Terbaru dari medcom.id
Paling banyak dibaca hari ini