TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal dari Singapura

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


TNI AL Gagalkan Penyelundupan Ribuan Miras dan Rokok Ilegal dari Singapura

JAKARTA, INDONESIATODAY.CO.ID - Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) XII Pontianak menggagalkan penyelundupan 12.563 minuman keras (miras) dan 49.960 rokok ilegal dari Singapura. Barang tersebut diamankan Tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lantamal XII dengan Tim Kanwil Dirjen Bea Cukai (KDBC) Kalimantan Barat.

Komandan Lantamal (Danlantamal) XII Pontianak Laksamana Pertama TNI Suharto menyebut, pihaknya bersama Bea Cukai mendapatkan informasi tentang adanya penyelundupan barang-barang dari luar negeri di perairan Kalimantan Barat.

BACA JUGA:

Terungkap Penyelundupan Sabu di Bandara SSK II Pekanbaru, Disimpan di Dalam Sepatu

"Informasi yang masuk itu, kemudian kita perketat pengawasan bersama Bea Cukai, hingga akhirnya berhasil menemukan adanya kapal berbendera Indonesia yang berangkat dari Singapura, kapal ini terdeteksi melalui tracking kami maupun Bea Cukai pada tanggal 29 Juni 2022,” kata Suharto dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/7/2022). 

Suharto menjelaskan, sejak tanggal 1 Juli 2022, kapal yang membawa barang-barang dari Singapura itu sudah tidak terdeteksi dari tracking yang dilakukan TNI AL maupun Bea Cukai. 

BACA JUGA:

46 Mayat Ditemukan dalam Truk Trailer, Polisi Sebut Korban Penyelundupan Orang

"Sampai akhirnya penyelidikan dilakukan menuju ke perairan Kabupaten Mempawah dan berhasil diamankan barang tersebut di pesisir pantai daerah Mempawah. Namun tidak ditemukan kapal yang membawa muatan tersebut serta tidak ada saksi satu pun alias tak bertuan," ucapnya. 

Editor : Faieq Hidayat

Halaman Selanjutnya Halaman : 1 2 TAG : tni al penyelundupan minuman keras rokok singapura

Bagikan Artikel:

Share Share

Sumber : inews.id
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini