Soal Dugaan Perkara Korupsi Lukas Enembe, Laporan PPATK Disebut Sebatas Petunjuk Awal

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


Soal Dugaan Perkara Korupsi Lukas Enembe, Laporan PPATK Disebut Sebatas Petunjuk Awal

INDONESIATODAY.CO.ID, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi.

Namun KPK menyatakan bisa saja menyetop kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe dengan syarat pihak Lukas Enembe harus membuktikan sumber uang miliaran rupiah yang menjadi transaksi mencurigakan berdasarkan temuan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Menurut Ketua Umum DPP KNPI Haris Pertama, pernyataan KPK yang bisa saja mencabut status tersangka Lukas Enembe sama saja menunjukkan bahwa lembaga antirasuah tersebut hanya mengacu laporan PPATK.

“Harus kita ingat bahwa laporan PPATK bukanlah alat bukti yang serta merta dapat langsung dinyatakan sebagai sebuah tindak pidana korupsi, melainkan hanya sebatas petunjuk awal tentang sebatas adanya ketidakwajaran transaksi keuangan,” kata Haris dalam keterangannya, Jumat (23/9/2022).

Baca juga: Pengacara Minta Izin ke Jokowi Agar Lukas Enembe Bisa Jalani Pengobatan di Luar Negeri

Menurutnya ketidakwajaran transaksi keuangan sebagaimana laporan PPATK perlu dibuktikan lebih dulu oleh KPK soal indikasi korupsi yang dilakukan Lukas Enembe.

Jika transaksi tidak wajar itu bukan hasil korupsi, maka transaksi tersebut walaupun nilainya fantastis harus dinyatakan wajar lantaran tidak bersumber dari uang negara maupun dari penyalahgunaan wewenang.

Menurut Haris, Lukas Enembe baru wajib membuktikan transaksinya jika telah menjadi tersangka TPPU, yang mana TPPU hanya bisa dilaksanakan jika Lukas Enembe telah dibuktikan bersalah berdasarkan kekuatan hukum tetap.

“Lukas Enembe tidak wajib membuktikan sumber uang tersebut dari mana karena beban pembuktian tidak ditangan Lukas Enembe tapi ditangan penyidik. Sehingga salah besar jika KPK meminta Lukas Enembe untuk membuktikannya,” ucapnya.(*)

Sumber : tribunnews.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini