Realisasi Dana PEN Baru 66,6 Persen per 19 November 2021

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Keuangan Sri Mulyani mencatat realisasi dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) senilai Rp495,77 triliun per 19 November 2021. Realisasi ini baru mencapai 66,6 persen dari pagu Rp744,77 triliun.

"Untuk PEN realisasinya 66,6 persen," ujar Ani, sapaan akrabnya di konferensi pers APBN KiTa, Kamis (25/11).

Realisasi ini terdiri dari penyaluran dana untuk klaster kesehatan mencapai Rp135,53 triliun atau 63 persen dari pagu Rp214,96 triliun.


Lihat Juga :
Bupati Usul UMK Karawang Naik 5,27 Persen Jadi Rp5,05 juta

Lalu, realisasi anggaran klaster perlindungan sosial sebesar Rp140,5 triliun atau 75,5 persen dari pagu Rp186,64 triliun.

Kemudian, klaster dukungan UMKM dan korporasi terealisasi Rp81,83 triliun atau 50,4 persen dari pagu Rp162,4 triliun.

Selanjutnya, program prioritas Rp75,44 triliun atau 64 persen dari pagu Rp117,94 triliun. Terakhir, klaster insentif usaha sudah terealisasi Rp62,47 triliun atau 99,4 persen dari pagu Rp62,83 triliun.

Lihat Juga :
Pemerintah Bakal Perbaiki UU Ciptaker usai Putusan MK

"Ini yang realisasinya paling tinggi dari segi persentase sudah Rp62,47 triliun. Ini berarti dunia usaha sudah menikmati insentif dalam bentuk keringanan pajak," pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah juga mengalokasikan dana PEN untuk tahun depan sebesar Rp321,2 triliun. Dana itu akan dikucurkan untuk empat klaster.

Pertama, klaster kesehatan sebesar Rp77,05 triliun. Kedua, klaster perlindungan sosial sebesar Rp126,54 triliun. 

Ketiga, klaster program prioritas sebesar Rp90,04 triliun. Keempat, klaster UMKM dan korporasi sebesar Rp27,48 triliun.

[Gambas:Video CNN]

(uli/aud)
Artikel Asli
Dipublikasikan pada 25 Nov 2021 19:50 PM
Sumber: cnnindonesia.com
IndonesiaToday merupakan situs agregator berita yang mengambil informasi dari berbagai sumber berita terpercaya dan menampilkannya dalam satu situs. Semua informasi yang ditampilkan adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis berita (sumber).
Komentar
Rekomendasi untuk Anda
Paling banyak dibaca hari ini