PTPN VIII Bantah Lakukan Alih Fungsi Lahan Tanaman Teh Tanpa Izin di Rancabali Kabupaten Bandung

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


PTPN VIII Bantah Lakukan Alih Fungsi Lahan Tanaman Teh Tanpa Izin di Rancabali Kabupaten Bandung

 

INDONESIATODAY.CO.ID, Bandung - PTPN VIII menyatakan jika alih fungsi lahan berupa pembongkaran kebun teh di Rancabali Kabupaten Bandung sudah sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, pihak swasta yang menjadi mitra PTPN VIII akan mendirikan objek wisata di Rancabali berupa tempat edukasi tanaman endemik Kabupaten Bandung.

Corporate Communication PTPN VIII Veni Octoraviani mengatakan, perjanjian kerja sama (PKS) dengan calon mitra tentu tidak dilakukan tiba-tiba. Namun, alih fungsi lahan di wilayah Rancabali itu sudah melalui pengkajian tim dari PTPN VIII dengan calon mitranya.

Baca Juga: 73 Persen Jalan di Jabar Rusak, DPRD Jabar Sebut Perlu Ada Suntikan Dana

"Untuk detailnya, saya harus konfirmasi dulu ke bagian terkait. Kalau yang kami ketahui itu kerja sama pembangunan eduwisata untuk menambah pengetahuan masyarakat soal tanaman endemik Kabupaten Bandung. Kalau soal jenis tanamannya apa saja saya kurang tahu. Kalau kemarin mention (menyebutkan) stroberi dan yang lainnya, bisa jadi itu salah satunya. Ini kan masih dalam pembangunan juga," kata Veni melalui sambungan telepon kepada inilahkoran.com, Senin 8 Agustus 2022.

Veni menjelaskan, jika pohon teh tersbeut meskipun berada di lahan hijau namun bukan tanaman konservasi. Kemudian, pohon teh juga memiliki usia ekonomis.

Baca Juga: Korban Meninggal Pick Up Masuk Jurang Jadi 8 Orang, Ini Dia Kronologisnya

Di sisi lain, PTPN VIII juga sudah memiliki peta jalan optimalisasi dan arah pengembangan usaha. Hal tersebut, masuk ke dalam wilayah perencanaan PTPN VIII.

"Kemudian, kalau sudah terbit PKS harusnya sudah ada izin. Dan semua persyaratannya sudah ditempuh oleh tim kami. Nah persyaratannya apa saja itu harus cek dul karena kalau kami tidak sedetail itu. Cuma, kalau dari saya sih sebagai anak perusahaan BUMN, semua persyaratan terkait perizinan sudah barang tentu akan kami lakukan sesuai aturan hukum yang berlaku," ujarnya.*** (Dani R Nugraha)

Sumber : inilahkoran.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Komentar
Menarik untuk dibaca
Terpopuler Hari Ini