Proyek Tol Segmen Kariangau Ibu Kota Nusantara Terus Dikebut

Sunday, 7 January 2024
Proyek Tol Segmen Kariangau Ibu Kota Nusantara Terus Dikebut
Proyek Tol Segmen Kariangau Ibu Kota Nusantara Terus Dikebut

indonesiatoday.co.id - Pembangunan jalan tol pada awal tahun mengalami kemajuan yang sangat penting bagi proyek Tol segmen Kariangau Ibu Kota Nusantara (IKN). 

Proyek tol Nusantara ini tengah dikerjakan dengan cepat karena merupakan proyek strategis yang harus segera selesai. 

Hal ini dikarenakan jalan tol ini sangat diperlukan sebagai jalur utama menuju IKN dari Bandara Sepinggan di Balikpapan.

Baca Juga: Investor Terus Mengalir ke IKN Meskipun Perdebatan dan 'Hengkang' Perusahaan Konglomerat Indonesia

Jalan tol ini membentang melalui wilayah hutan Balikpapan menuju Teluk Balikpapan, melewati dekat jembatan Pulau Balang, dan akan terus lurus hingga ke KIPP (Kawasan Inti Pusat Pemerintahan). 

Saat ini, proyek ini sedang dalam tahap konstruksi yang masif, melibatkan tenaga kerja dari masyarakat Indonesia yang memiliki keahlian khusus dalam konstruksi jalan, jembatan, pembukaan, dan pengerukan jalan.

Seperti dikutip indonesiatoday.co.id dari YouTube World 2030, proses ini membutuhkan orang-orang berkeahlian alat berat dan truk.

Baca Juga: Progres Terkini Pembangunan Jalan Lingkar dan Kawasan Pusat Pemerintahan IKN

Pendanaan proyek ini mencapai puluhan triliun Rupiah, dan pemerintah telah melakukan studi serius terkait mega proyek ini. 

Saat ini, proyek tol ini berlangsung di beberapa titik di sepanjang pinggiran kota Balikpapan, mulai dari Pulau Balang hingga Kariangau, dan diharapkan akan melintasi kota Balikpapan. 

Sebagian proyek masih dalam tahap pengerukan dan ada yang tengah dalam proses pembebasan lahan, terutama di pusat kota Balikpapan.

Dibangun oleh perusahaan BUMN dengan kolaborasi pihak swasta, Wijaya Karya menjadi salah satu penggerak utama proyek ini, dilengkapi dengan anak perusahaan BUMN dan swasta lainnya. 

Karakteristik tanah Kalimantan yang didominasi oleh hutan dan rawa membuat proyek ini lebih sulit dan memerlukan studi teknis dan konstruksi yang cermat.

Karena, jalan tol ini akan digunakan secara besar-besaran dan dalam waktu yang lama untuk efisiensi pembangunan serta sebagai jalur utama ke ibukota baru Nusantara.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianhaluan.com

Komentar

Artikel Terkait

Terkini