Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel: BUMD yang sudah memberikan Laba tentunya harus mengeluarkan CSRnya.

Tuesday, 9 January 2024
Penjabat (Pj) Gubernur  Sumsel: BUMD yang sudah memberikan Laba tentunya harus mengeluarkan CSRnya.
Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel: BUMD yang sudah memberikan Laba tentunya harus mengeluarkan CSRnya.

 

indonesiatoday.co.id - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menggelar
Rapat evaluasi kinerja BUMD Tahunan PT. Penjamin Kredit Daerah (Jamkrida) Sumsel (Perseroan) yang diselenggarakan di Ruang Rapat Gubernur Sumsel, Senin (8/1/2024).

Direktur Utama PT. Penjaminan Kredit Daerah Sumsel (Perseroda) H. Irwansyah, SE, MM ketika diwawancarai usai rapat evaluasi mengatakan bahwa dalam evaluasi tahunan ini PT Jamkrida Sumsel mendapat nilai cukup baik.

"Kita juga telah mencapai 131 persen diatas target.

Dari keuntungan yang diperoleh PT. Penjaminan Kredit Daerah Sumsel (Perseroda) sebesar Rp.12,1 milyar.

Sedangkan ditahun 2024 ini kita akan menggenjot penjualan guna meningkatkan target yang lebih besar lagi yakni Laba sebesar 20 Milyar Rupiah, semoga saja target ini bisa kita raih," ujarnya.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa kami tetap optimis dengan bertekad dan bekerjasama secara solid, baik itu dengan Dewan Komisaris, Direksi, Manager, seluruh karyawan bersatupadu untuk melakukan perubahan serta fokus terhadap proses bisnis yang ada.

"Kita juga harus meningkatkan pelayanan bersama dengan mitra, nasabah, di provinsi Sumsel.

Kita juga harus melakukan pengembangan area sehingga bisnis ini semakin terjaga dan selalu tumbuh setiap tahunnya,".

Dikatakannya, produk yang ditawarkan saat ini adalah : Penjaminan Kredit Usaha Mikro, Penjaminan Kredit Serbaguna, Penjaminan Kredit Konstruksi/ Pengadaan Barang dan Jasa, Penjaminan Kredit Usaha Kecil Pedesaan, Surety Bond.

Produk tersebut kita yakin tetap dibutuhkan oleh stakeholder.

Kemudian kita juga akan menjalin kerjasama dengan mitra bank Sumsel Babel.

"Lalu kita juga bermitra dengan Pemerintah Provinsi Sumsel dengan menggandeng 17 kabupaten/kota seperti produk baru yang akan kita tawarkan berupa KUR.

Untuk saat ini kita juga akan fokus mengembangkan produk KUR untuk merambah ke sektor UMKM di provinsi Sumsel," bebernya.

Ketika disinggung mengenai adanya kendala pihaknya selalu melakukan perbaikan-perbaikan dari tahun ke tahun dengan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan pelayanan yang berkualitas.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: ketikpos.com

Komentar

Artikel Terkait

Terkini