Komnas HAM Tegaskan Tak Masuk dalam Tim Khusus Kasus Adu Tembak Polisi

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


Komnas HAM Tegaskan Tak Masuk dalam Tim Khusus Kasus Adu Tembak Polisi

INDONESIATODAY.CO.ID, Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menegaskan bahwa pihaknya tidak tergabung dalam Tim Khusus yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Tim khusus yang dibuat Kapolri tersebut dalam rangka mengusut kasus adu tembak anak buah Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo di rumah dinas kawasan Duren Tiga, Pancoran, Jakarta Selatan.

BACA JUGA: Twitter Rilis Notifikasi Bantuan Hukum Soal Kebebasan Berekspresi di Indonesia BACA JUGA: Seleksi Calon Anggota Komnas HAM, 50 Orang Lulus Tes Tulis BACA JUGA: Komnas HAM: Kasus Paniai Naik ke Penyidikan Kemajuan Besar

Baca Juga

Kapolri Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Adu Tembak Anak Buah Ferdy Sambo 4 Pernyataan Kapolri Terkait Kasus Adu Tembak di Rumdin Kadiv Propam Melihat Spesifikasi Pistol Glock 17 dan HS-19 yang Diduga Dipakai Adu Tembak Polisi

Komisioner Komnas HAM Muhammad Choirul Anam menyampaikan,sejak awal kasus tersebut mencuat, pihaknya telah langsung bergerak mengumpulkan berbagai informasi, khususnya dari media.

Ketika kemudian mendengarkan bahwa Kapolri membentuk tim khusus dengan mengajak Komnas HAM, Anam menilai, itu menjadi spirit keterbukaan Polri dan kepercayaan kepada lembaga tersebut.

"Terima kasih sekali kami diberi kepercayaan. Namun demikian, seperti pembicaraan, kami tim Komnas HAM juga jalan dan di banyak titik nantinya kami akan berkoordinasi. Jadi kalau ada temuan yang progres atau teman-teman ada temuan yang progres itu bisa langsung di follow up," ujar Anam di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/7/2022).

Anam mengaku pihaknya hingga siang ini masih bertanya-tanya sebenarnya bagaimana mekanisme dan posisi Komnas HAM dalam pelibatan tim khusus nanti.

Akhirnya, lanjut dia, dari Polri menjelaskan semangat akuntabilitas dan transparansi, sekaligus menekankan bahwa Komnas HAM merupakan lembaga yang memiliki sifat independen.

"Sehingga ini agak khas nih, kami diajak, tapi kami juga diberikan kesempatan untuk menunjukkan independensi kami," ucap Anam.

 

Sumber : liputan6.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini