Kemenag Targetkan Kuota Haji 1443 H Terserap 100 Persen: Kita Upayakan Bisa

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


Kemenag Targetkan Kuota Haji 1443 H Terserap 100 Persen: Kita Upayakan Bisa

JAKARTA, INDONESIATODAY.CO.ID - Kementerian Agama menargetkan kuota haji reguler dapat terserap 100 persen. Adapun kuota haji Indonesia tahun ini berjumlah 100.051 orang, terdiri atas 92.825 kuota haji reguler dan 7.226 kuota haji khusus.

Baca Juga : Jemaah Haji Indonesia Banyak yang Mengalami Penyakit Jantung, Ini Faktor Pemicunya

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Hilman Latief menjelaskan bahwa sebenarnya kuota jemaah haji Indonesia sudah terserap sepenuhnya. 

Namun, dalam perjalanannya hingga keberangkatan, ada saja jemaah yang membatalkan karena alasan tertentu.

Baca Juga : Waspada, dari 14 Kasus Kematian Jemaah Haji Mayoritas akibat Penyakit Jantung

“Kita ingin kurangi angka jemaah batal berangkat. Biasanya (tahun sebelumnya) di atas seribu orang. Sekarang ada 90 orang haji regular yang masih berganti-ganti. Kita saat ini sedang cari penggantinya. Sesuai keinginan Pak Menteri, kita upayakan bisa 100 persen,” tulis Hilman melalui keterangan resminya, dikutip Kamis (30/06/2022). 

Hilman menegaskan bahwa dirinya bersama tim akan selalu berupaya maksimal dan optimal dalam pengiriman jemaah haji. Jika nantinya masih ada jemaah yang gagal berangkat di waktu injury time, maka itu di luar batas kemampuan. 

Baca Juga : Penerbangan Terakhir, Embarkasi Surabaya Isi Kursi Kosong di Pesawat dengan Jemaah Haji Cadangan 

“Misal, jemaah sudah datang ke asrama haji, kemudian sakit. Atau suami atau istrinya sakit sehingga tidak jadi berangkat. Jadi membutuhkan waktu dua hingga tiga hari untuk mencari penggantinya. Biasanya kasus seperti ini muncul ketika sudah di asrama. Rata-rata karena faktor kesehatan,” tulisnya.

Editor : Simon Iqbal Fahlevi

Sumber : celebrities.id
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini