Innalillahiwainnailaihirojiun, Ketua PWNU Sumatera Selatan, Dr Kh Amiruddin Nahrawi alias Cak Amir Meninggal Dunia

Friday, 2 February 2024
Innalillahiwainnailaihirojiun, Ketua PWNU Sumatera Selatan, Dr Kh Amiruddin Nahrawi alias Cak Amir Meninggal Dunia
Innalillahiwainnailaihirojiun, Ketua PWNU Sumatera Selatan, Dr Kh Amiruddin Nahrawi alias Cak Amir Meninggal Dunia

indonesiatoday.co.id - Pada tanggal 01 Februari 2024, dunia kehilangan seorang tokoh ulama terkemuka, Dr. Kh Amiruddin Nahrawi, M.Pd.I atau Cak Amir yang juga menjabat sebagai Ketua PWNU Sumatera Selatan.

Berita duka ini mengejutkan masyarakat Indonesia, khususnya warga Nahdlatul Ulama yang merasakan kehilangan besar atas kepemimpinan dan kontribusi beliau.

Dalam keterangan resmi yang diterbitkan oleh RS Gatot Subroto Jakarta, Dr. Kh Amiruddin Nahrawi menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 00.30. Kepergian beliau meninggalkan duka mendalam dan kekosongan di hati para pengikutnya.

Innalillahiwainnailaihirojiun, ungkapan yang menggambarkan rasa duka yang mendalam dalam tradisi Islam, kini menyelimuti keluarga besar Nahdlatul Ulama.

Baca Juga: Pj Gubernur Sumsel Harapkan IIPK Terus Berperan Aktif dalam Menurunkan Angka Stunting dan Jaga Stabilitas Inflasi di Sumsel

Dr. Kh Amiruddin Nahrawi dikenal sebagai seorang ulama yang gigih dalam memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan keadilan.

Selama kepemimpinannya sebagai Ketua PWNU Sumatera Selatan, beliau berhasil menyatukan berbagai lapisan masyarakat untuk memperkuat persatuan dan kesatuan umat Islam.

Dalam mengenang perjalanan hidup dan dedikasi beliau, diharapkan bahwa warisan pemikiran dan nilai-nilai luhur yang ditinggalkan Dr. Kh Amiruddin Nahrawi akan terus menginspirasi generasi penerus.

Pemakaman beliau menjadi moment penting untuk mendoakan almarhum dan merenungkan makna kehidupan serta perjuangan beliau dalam mengabdi kepada umat.

Baca Juga: Hadiri Konferprov PWI Sumsel, Pj Gubernur Agus Fatoni Minta Rekan Jurnalis Jaga Iklim Kondusif di Sumsel

Meninggalnya Dr. Kh Amiruddin Nahrawi juga menjadi momentum untuk mendorong para pemimpin dan tokoh agama lainnya agar terus berkontribusi dalam membangun masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keadilan, toleransi, dan persatuan.

Semoga amal ibadah dan pengabdian beliau dapat menjadi bekal di akhirat dan memberikan inspirasi positif bagi kita semua. Innalillahiwainnailaihirojiun.***

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sumsel24.com

Komentar

Artikel Terkait

Terkini