Heboh Kadar Purin Tinggi pada Masakan Padang, Picu Asam Urat?

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


Heboh Kadar Purin Tinggi pada Masakan Padang, Picu Asam Urat?

JAKARTA, INDONESIATODAY.CO.ID - Baru-baru ini viral pernyataan Guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Andalas (Unand) Padang, Prof Rina Yenrina yang menyebut bahwa sejumlah masakan padang memiliki kadar purin yang tinggi sehingga dapat memicu asam urat atau hiperurisemia.

Baca Juga : Band Angkatan Darat Inggris Coba Masakan Padang saat Kunjungi Indonesia, Reaksinya Jadi Sorotan

Rina menjelaskan purin berasal dari bahan makanan yang dikonsumsi berfungsi sebagai pembentuk asam nukleat bersama nukleotida pirimidin guna membantu metabolisme zat gizi dalam tubuh.

Namun, menurutnya, jika manusia mengonsumsi bahan pangan yang mengandung purin tinggi, maka akan dihasilkan asam urat yang tinggi dalam darah.

Baca Juga : Tantangan Kedua MasterChef Indonesia Season 9, Peserta Harus  Masak Masakan Padang

Lantas, apa itu purin dan kaitannya dengan kesehatan, khususnya asam urat? Berikut ulasannya, dikutip dari beberapa sumber, Kamis, (22/9/2022).

Purin banyak ditemukan dalam sel semua makhluk hidup, termasuk manusia, hewan, dan tumbuhan. Purin adalah molekul yang terdiri dari atom karbon dan nitrogen. Molekul ini ditemukan dalam DNA dan RNA sel. 

Jenis purin

Baca Juga : Chef Axhiang MasterChef Indonesia Bikin Makanan Padang Kekinian, seperti Apa Rasanya?

Di dalam tubuh manusia, purin dapat dibagi menjadi dua kategori:

1. Purin Endogen

Setiap tubuh manusia setidaknya memiliki sekitar 2/3 purin yang bersifat endogen. Purin ini diproduksi oleh tubuh manusia dan ditemukan di dalam sel manusia secara alami. 

Sel-sel tubuh selalu mati dan diperbarui secara otomatis. Nah, purin endogen dari sel yang rusak, sekarat, atau mati harus diproses ulang oleh tubuh.

2. Purin Eksogen

Purin yang masuk ke tubuh melalui makanan disebut purin eksogen. Purin ini dimetabolisme oleh tubuh sebagai bagian dari proses pencernaan. 

Saat purin endogen dan eksogen diproses di dalam tubuh, keduanya menciptakan produk sampingan yang disebut asam urat. Biasanya, sekitar 90 persen asam urat diserap kembali ke dalam tubuh dan sisanya dikeluarkan melalui urin dan feses.

 

Sumber : celebrities.id
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini