Gempa Sulut M 6,9 Sore Ini Terasa hingga Manado

Friday, 17 November 2023
Gempa Sulut M 6,9 Sore Ini Terasa hingga Manado
Gempa Sulut M 6,9 Sore Ini Terasa hingga Manado



INDONESIATODAY.CO.ID  - Gempa berkekuatan magnitudo 6,9 mengguncang Sulawesi Utara sore ini, pukul 15.14.15 WIB, Jumat (17/11/2023).


Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa ini dirasakan hingga wilayah Manado dengan skala III MMI, berikut adalah rinciannya:


a. V Naha


b. III - IV Kepulauan Talaud



c. III Manado


d. III Bolaang Mongondow


e. III Minahasa Utara


Melalui akun X, BMKG menuliskan, pusat gempa berada di laut.


"Gempa (UPDATE) Mag:6.9, 17-Nov-23 15:14:15 WIB, Lok:5.50 LU, 125.18 BT (Pusat gempa berada di 212 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT), Kedlmn:44 Km Dirasakan (MMI) V Naha, III - IV KEP.TALAUD, III Manado, III Bolaang Mongondow, III Minahasa Utara," tulis BMKG, Jumat (17/11/2023).




Skala MMI Gempa


Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari:


I MMI


Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.



Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.


III MMI


Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.


Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.


IV MMI


Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.


V MMI


Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.


VI MMI


Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.


Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.


VII MMI


Semua orang di rumah keluar.


Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.


Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.


Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.


VIII MMI


Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.


Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.


IX MMI


Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.


Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.


X MMI


Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.


XI MMI


Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.


Jembatan rusak, terjadi lembah.


Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.


XII MMI


Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.


Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.


Sumber: Tribunnews

Komentar

Artikel Terkait

Terkini