Gempa M 6,0 Guncang Melonguane, Sulut, BMKG: Dirasakan di Kepulauan Talaud hingga Manado

Thursday, 13 June 2024
Gempa M 6,0 Guncang Melonguane, Sulut, BMKG: Dirasakan di Kepulauan Talaud hingga Manado
Gempa M 6,0 Guncang Melonguane, Sulut, BMKG: Dirasakan di Kepulauan Talaud hingga Manado



INDONESIATODAY.CO.ID  - Gempa magnitudo 6.0 mengguncang Melonguane, Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (13/6/2024) pukul 00:01 WIB (dini hari).


Diketahui, pusat gempa berada di laut 40 Km Barat Laut Melonguane, Sulut dengan kedalaman 30 km.


Titik gempa Melonguane, Sulut berada di titik Koordinat: 4.36 LU, 126.65 BT.


Informasi gempa Melonguane tersebut, disampaikan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun Twitter @infoBMKG.



"#Gempa Dirasakan Magnitudo: 6.0, Kedalaman: 30 km, 13 Jun 2024 00:01:23 WIB, Koordinat: 4.36 LU-126.65 BT (Pusat gempa berada di laut 40 km barat laut Melonguane) #BMKG," tulis keterangan BMKG, hari ini.


BMKG mengimbau kepada masyarakat Indonesia untuk hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.



Titik gempa Melonguane, Sulut

Titik gempa Melonguane, Sulut (X (Twitter) @infoBMKG)


Simak daftar wilayah yang merasakan gempa pagi ini dengan magnitudo 6.0 Melonguane, Sulut, Kamis, 13 Juni 2024:


III Kepulauan Sangihe,

III-IV Kepulauan Talaud,

II Manado


Skala MMI Gempa


Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari:


I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.


II MMI


Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.


III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.



Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.


IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.


V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.



VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.


Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.


VII MMI

Semua orang di rumah keluar.


Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.


Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.


Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.



VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.


Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.


IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.


Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.


X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.


XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.


Jembatan rusak, terjadi lembah.


Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.


XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.


Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.


Sumber: Tribunnews

SEBELUMNYA

Komentar

Artikel Terkait

Terkini