Diduga Dapatkan Pelayanan Kurang Baik, Komunitas Matadewa Layangkan Surat Audiensi Ke RSUD Malimping

Monday, 1 January 2024
Diduga Dapatkan Pelayanan Kurang Baik, Komunitas Matadewa Layangkan Surat Audiensi Ke RSUD Malimping
Diduga Dapatkan Pelayanan Kurang Baik, Komunitas Matadewa Layangkan Surat Audiensi Ke RSUD Malimping

TOPMEDIA - Koordinator Pusat Mahasiswa Taktis Demokratis Wanasalam atau yang biasa dikenal dengan Komunitas MATADEWA akan layangkan surat audiensi ke Direktur RSUD Malingping setelah mendapatkan aduan perlakuan tidak menyenangkan yang di alami oleh keluarga pasien pada 29 Desember 2023. 

Ketua Korpus Komunitas MATADEWA Repi Rizali mengatakan, bahwa pihaknya mendapat aduan dari keluarga pasien yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan oleh salah satu perawat yang bertugas. 

"Kami mendapat aduan dari keluarga pasien yang berobat di RSUD Malingping, dirinya mengatakan bahwa ia mendapat perlakukan tidak menyenangkan oleh perawat yang bertugas," Ucap Repi.

Baca Juga: Hotel The Royale Krakatau Adakan Malam Tahun Baruan di Dua Tempat, The Kaibon dan The Surosowan

Lebih lanjut Repi mengatakan, kejadian bermula ketika orang tua pasien mendatangi meja perawat dengan tujuan meninta penanganan lebih lanjut terhadap anaknya yang mengalami bengkak pada bagian kaki yang menjadi tempat infusan, perawat perempuan merespon dengan mengkonfirmasi kepada perawat laki-laki yang bertugas, bukannya mendapat respon baik perawat laki-laki tersebut dengan nada tinggi mengucapkan perkataan yang tidak menyenangkan. 

"Pasien kan sudah dirawat, kemudian kaki nya bengkak di bagian yang menjadi tempat infusan, ketika orang tua pasien datang ke meja perawat dengan harapan anaknya akan ditangani karena mengalami bengkak dan terus menangis justru perawat tersebut mengatakan biarkan saja lah. Capek, susah di cari urat syaraf infusnya, yang di ucapkan dalam bahasa sunda dan dengan nada tinggi (antepkeun bae sih). Inikan ucapan yang sangat tidak pantas, mereka membawa anaknya ke RSUD Malingping dengan harapan diobati dan dirawat, bukan untuk di biarkan dan menangis kesakitan," ujarnya. 

Repi juga menduga bahwa ada perbedaan perlakuan yang di terima oleh keluarga pasien dan dilakukan oleh pihak rumah sakit kepada pasien yang berobat dengan jalur umum dan dengan yang menggunakan SKTM.

Baca Juga: Warga Tangerang Masih Belum Bisa Move On dari Arief-Sachrudin

"Kami juga menduga bahwa ada perbedaan perlakuan antara pasien yang berobat dengan jalur umum dan yang menggunakan SKTM, karena kemarin orang tua pasien mengatakan ketika berobat dengan jalur umum mereka diperlakukan dengan baik tetapi saat menggunakan SKTM justru diperlakukan buruk seperti itu," ucapnya. 

Terakhir, Repi mengatakan bahwa pihaknya menyayangkan prilaku perawat tersebut karena sudah mencoreng harkat martabat RSUD Malingling dan atas perlakuan yang tidak pantas tersebut pihaknya akan mengirimkan surat audiensi ke pihak RSUD Malingping dan mendesak RSUD Malingping untuk membebastugaskan yang bersangkutan dari tugas keperawatannya. 

"Kami akan melayangkan surat audiensi ke pihak RSUD Malingping dan kami juga mendesak agar perawat tersebut di berikan sanksi tegas berupa dibebas tugaskan dari pekerjaannya supaya  tidak kecapean dan efek jera agar kejadian yang sama tidak terulang kembali," tutup Repi.***

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: topmedia.co.id

Komentar

Artikel Terkait

Terkini