Terbaru Hukum & Politik Heboh & Viral Peristiwa Kesehatan Olahraga Musik & Video Unik

China Rilis Daftar 88 Artis yang Dilarang Tampil di Publik, Ada Kris Wu dan Zhang Zhehan

Kris Wu (Instagram @galaxy_fanfan)

JAKARTA - Asosiasi Hiburan China mengumumkan daftar berisi 88 artis yang dianggap melanggar moral pada Selasa, 23 November. Ini adalah daftar ke sembilan yang dibagikan setelah pertama kali dirilis pada tahun 2018.

88 orang ini dilarang untuk tampil di publik maupun secara live streaming dimana saat ini layanan digital sedang digemari oleh masyarakat China. Melansir BuzzFeed, daftar ini dibuat agar industri hiburan tidak menyambut artis yang mencoba memulai karier mereka di platform lain.

“Seluruh platform online dan perusahaan audio dan video tidak diizinkan untuk menyediakan layanan broadcast untuk individu dalam daftar,” begitu pernyataan Asosiasi Hiburan China.

88 artis yang masuk ke dalam daftar ini terdiri dari aktor, presenter, penyanyi, sampai selebrita internet.

Kris Wu, mantan idol K-pop ini ditangkap di Beijing pada bulan Juli setelah laporan pemerkosaan dan pelecehan seksual. Sejak itu, ia tidak pernah hadir di depan publik.

Selain itu, aktor Zhang Zhehan juga masuk ke dalam daftar ini. Seluruh media sosialnya dihapus setelah foto saat mengunjungi Yasukuni Shrine di Jepang menjadi viral. Hal ini dilihat masyarakat sebagai cara Zhehan mengendorse kejahatan Jepang di masa perang.

Ada juga aktris Zheng Shuang, aktris yang menghebohkan publik karena penghindaran pajak dan melantarkan anaknya di Amerika Serikat.

Pelarangan ini muncul setelah pemerintah China membatasi perilaku kelompok penggemar China untuk menghindari perdebatan online antara sesama penggemar idol.

Dipublikasikan pada 25 Nov 2021 19:40 PM
Sumber: voi.id
IndonesiaToday merupakan situs agregator berita yang mengambil informasi dari berbagai sumber berita terpercaya dan menampilkannya dalam satu situs. Semua informasi yang ditampilkan adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis berita (sumber).
Komentar
Terbaru dari voi.id
Paling banyak dibaca hari ini