Terbaru Hukum & Politik Heboh & Viral Peristiwa Kesehatan Olahraga Musik & Video Unik

Besok, Bandara Adisutjipto Buka Lagi Rute Yogyakarta-Bali

Yogyakarta, CNN Indonesia --

Bandara Adisutjipto Yogyakarta kembali melayani penerbangan langsung rute Yogyakarta-Bali. Rute itu kembali dibuka mulai Jumat (26/11).

General Manager Bandara Adisutjipto Agus Pandu Purnama mengatakan perjalanan udara dari Bandara Adisutjipto menuju Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali beroperasi dua kali dalam sehari. Perjalanan itu dijadwalkan pukul 07.50 WIB dan 15.40 WIB.

"(Maskapai penerbangan Yogyakarta-Bali) dengan maskapai Wings Air," ungkap Agus dalam keterangan resmi, Kamis (25/11).


Lihat Juga :
Kemnaker Terima Data Calon Penerima BLT Subsidi Gaji 8,28 Juta

Agus mengatakan perjalanan udara dari Yogyakarta ke Bali akan menggunakan pesawat baling-baling tipe ATR. Pesawat itu memiliki kapasitas sekitar 60 orang.

Sementara, perjalanan udara Yogyakarta ke Bali akan memakan waktu kurang lebih 90 menit.

Lebih lanjut ia mengatakan perjalanan dari Yogyakarta ke Bali akan mengacu pada Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Nomor 96. Dalam aturan itu, penumpang harus menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama dan hasil negatif tes Polymerase Chain Reaction (PCR) yang berlaku 3x24 jam.

Lihat Juga :
Pedagang Angkat Suara soal Larangan Jual Minyak Goreng Curah

Lalu, penumpang bisa hanya menunjukkan hasil tes antigen jika menunjukkan bukti bahwa sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.

Agus berharap pembukaan kembali rute Yogyakarta-Bali akan menggerakkan sektor pariwisata di Pulau Dewata itu.

Tahun lalu, seluruh penerbangan domestik dan internasional di Adisutjipto dipindah ke Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), termasuk Yogyakarta-Bali. Hal ini seiring dengan beroperasinya bandara yang terletak di Kabupaten Kulon Progo tersebut secara penuh.

Lihat Juga :
Gugatan Ditolak, Airlangga Klaim Aturan Turunan Ciptaker Tetap Berlaku

Kemudian, Bandara Adisutjipto hanya melayani penerbangan dengan pesawat baling-baling propelling usai pemindahan operasional ke YIA.

Pesawat propelling yang dilayani di Adisutjipto berasal dari penerbangan komersial domestik dan beberapa penerbangan dari luar negeri. Perpindahan bandara ini dilakukan lantaran bandara Adisutjipto yang sudah kelebihan kapasitas penumpang.

[Gambas:Video CNN]

(kum/aud)
Dipublikasikan pada 25 Nov 2021 20:08 PM
Sumber: cnnindonesia.com
IndonesiaToday merupakan situs agregator berita yang mengambil informasi dari berbagai sumber berita terpercaya dan menampilkannya dalam satu situs. Semua informasi yang ditampilkan adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis berita (sumber).
Komentar
Terbaru dari cnnindonesia.com
Paling banyak dibaca hari ini