Amerika Serikat dan Inggris Lakukan Serangan Udara di Yaman untuk Menghentikan Serangan Houthi

Tuesday, 16 January 2024
Amerika Serikat dan Inggris Lakukan Serangan Udara di Yaman untuk Menghentikan Serangan Houthi
Amerika Serikat dan Inggris Lakukan Serangan Udara di Yaman untuk Menghentikan Serangan Houthi

indonesiatoday.co.id,Sanaa - Amerika Serikat dan Inggris melancarkan serangan udara di Yaman, menargetkan situs-situs milik kelompok Houthi.

Kebakaran terlihat setelah serangan udara yang dilancarkan oleh Amerika Serikat dan Inggris di dekat Sanaa di Yaman, 12 Januari 2024.

Serangan ini dilakukan sebagai tanggapan atas serangan Houthi terhadap kapal-kapal pengiriman di Laut Merah.

Baca Juga: Serangan Udara AS-Inggris di Yaman: Upaya untuk Menyelamatkan Jiwa dan Perdagangan

Menurut kantor berita Saba yang dikuasai Houthi, serangan udara tersebut menghantam situs-situs di ibu kota Yaman, Sanaa, serta di provinsi Hodeidah, Saada, dan Dhamar.

Serangan tersebut menargetkan pangkalan udara Al-Dailami di Sanaa, wilayah di Distrik Zabid di provinsi Hodeidah, sekitar bandara kota pelabuhan Hodeidah, Kamp Kahlan di timur kota Saada utara, dan bandara distrik Abs di pemerintahan barat laut Hajjah.

“Agresi Amerika-Israel-Inggris melancarkan beberapa serangan di ibu kota Sanaa, dan kegubernuran Hodeidah, Saada, dan Dhamar,” kantor berita tersebut melaporkan.

Baca Juga: Afrika Selatan Yakin Menang Gugatan Genosida Israel di ICJ

Setidaknya empat serangan udara dahsyat menghantam pegunungan di sekitar Sanaa, mengguncang jendela-jendela rumah dan mematikan lampu di banyak daerah.

Penduduk setempat mengatakan bahwa Houthi telah mengevakuasi banyak kamp yang bersebelahan dengan lingkungan penduduk di pusat Sanaa.

Sementara itu, media AS beberapa mengonfirmasi serangan udara terhadap situs Houthi di beberapa kota di utara.

Baca Juga: Iran Dukung Gugatan Afrika Selatan atas Israel atas Tuduhan Genosida

Beberapa jam sebelumnya, pemimpin Houthi Abdulmalik al-Houthi memperingatkan dalam pidatonya di televisi bahwa “setiap agresi Amerika tidak akan berjalan tanpa tanggapan.”

Pejuang Houthi juga terlihat dikerahkan di pos pemeriksaan di sepanjang jalan.

Artikel ini telah lebih dulu tayang di: kabar4.com

Komentar

Artikel Terkait

Terkini