Almarhumah Ibunda Ayu Anjani Mimpi Pesawat Jatuh Sebelum ke Labuan Bajo, Sempat Urungkan Niat Berangkat

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


Almarhumah Ibunda Ayu Anjani Mimpi Pesawat Jatuh Sebelum ke Labuan Bajo, Sempat Urungkan Niat Berangkat

INDONESIATODAY.CO.ID - Jumiatun Widianingsih, ibunda artis Ayu Anjani  ternyata sempat mengurungkan niat menempuh perjalanan ke Labuan Bajo yang merenggut nyawanya. Cerita datang dari ayah Ayu, Saraswanto Abduljabbar di kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (30/6/2022).

"Istri saya ini sempat mau batalin perjalanan," kata Saraswanto.

Baca Juga: • Profil Arawinda Kirana, Artis Pendatang Baru yang Mencuri Perhatian di Film Yuni • Catat! Ini 3 Hal yang Harus Diperhatikan pada Paruh Kedua Drama 'Why Her?' • Drama 46 Days: Misi 46 Hari untuk Menggagalkan Pernikahan Dokter Korn • Jadi Korban Kapal Tenggelam, Ibu Ayu Anjani Sempat Mau Batalkan Perjalanan karena Mimpi Pesawat Jatuh • Podcast Denny Sumargo Dicap Terkutuk, Ustaz Muhammad Faizar: Itu Syirik Ayu Anjani dan adiknya, Anne April [Suara.com/Rena Pangesti]

Menurut Saraswanto, istrinya tak ingin berangkat ke Labuan Bajo usai mendengar cerita tentang mimpi putrinya Annisa Fitriani. Sama seperti Jumiatun, Annisa juga ikut jadi korban meninggal akibat kapal wisata yang mereka tumpangi tenggelam.

"Anak saya yang ikut di kapal itu mimpi pesawat terbangnya jatuh," kata dia.

Namun pada akhirnya, Jumiatun Widianingsih tetap berangkat bersama Annisa Fitriani.

Ayu Anjani bersama adik, Annisa Fitriani, yang tewas dalam kecelakaan kapal di Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo pada Selasa (28/6/2022). [Instagram]

"Kata anak saya yang mimpi itu, 'Ah, itu cuma bunga tidur'," ujar Saraswanto.

Ternyata, mimpi Annisa Fitriani menjadi nyata. Ia dan sang ibu meninggal dunia usai kapal yang mereka tumpangi tenggelam di perairan Taman Nasional Komodo, Labuan Bajo pada 28 Juni 2022.

Ayu Anjani pribadi menyayangkan insiden itu harus menelan korban jiwa. Ia menyalahkan awak kapal yang dianggap tidak sigap memberi pertolongan.

"Mama nggak selamat karena nggak ada yang berani turun ke bawah. Padahal katanya mamaku sudah minta tolong," kata Ayu Anjani.

Ayu Anjani beserta keluarga bahkan berencana menuntut awak kapal beserta kapten yang bertanggung jawab atas keselamatan perjalanan.

"Dengan segala cara akan saya kasuskan, karena itu human error," kata Saraswanto. (Adiyoga Priyambodo)

Sumber : matamata.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini