50 Kata-Kata Mutiara Tentang Uang yang Menginspirasi dan Bisa Dijadikan Pelajaran Hidup

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


50 Kata-Kata Mutiara Tentang Uang yang Menginspirasi dan Bisa Dijadikan Pelajaran Hidup

Kata-kata mutiara tentang uang yang kerap ditemukan di kehidupan sehari-hari adalah, ‘uang bukanlah segalanya’. Pepatah tersebut memiliki makna bahwa uang bukan menjadi hal yang harus diutamakan dalam menjalani kehidupan. Tak dipungkiri bahwa uang sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, bukan berarti kita hidup menjadi orang yang serakah hanya demi mendapatkan uang semata.

Perlu disadari bahwa ada banyak hal yang tidak selamanya bisa Anda beli dengan uang. Mulai dari kasih sayang dan cinta orang lain, kesehatan, persahabatan, serta waktu berharga yang dimiliki dengan orang tersayang. Agar tak menjadi orang yang serakah dan terus menerus memikirkan uang, Anda bisa menjadikan kata-kata mutiara tentang uang sebagai bahan renungan yang menginspirasi hidup.

Cobalah untuk memahami setiap kata bijak tentang uang yang ada di bawah ini, sehingga dapat Anda jadikan pelajaran bagi kehidupan. Yuk, simak daftar lengkapnya sebagai berikut!

Kata-Kata Mutiara Tentang Uang dari Orang Terkenal

Sumber: Pexels

“Apabila kita bicara soal uang, maka semua orang sama agamanya.” – Penulis dan sejarawan, Voltaire. “Bila kita mencari uang, kita akan dipaksa mengupayakan pelayanan yang terbaik. Tetapi jika kita mengutamakan pelayanan yang baik, maka kitalah yang akan dicari uang.” – Motivator, Mario Teguh. “Aku tidak terlalu peduli pada uang. Uang tidak dapat dipakai untuk membeli cinta.” – Musisi, John Lennon. “Pemimpin yang terbaik adalah yang paling memiliki penguasaan diri untuk dipimpin. Maka seorang Pendito Ratu haruslah a man of nothing to lose. Tak khawatir kehilangan apa-apa. Jangankan harta benda, simpanan uang, seribu perusahaan, tanah, gunung dan tambang. Sedangkan dirinya sendiri pun sudah tak dimilikinya, sebab telah diberikan kepada Tuhan dan rakyatnya.” – Seniman dan budiawan, Emha Ainun Nadjib. “Jangan pernah menghitung uang di kantong orang.” – Pengusaha, Aburizal Bakrie. “Pejabat publik tutup mata, uang haram tak lagi berdosa. Sekeras itu hukum dibuat, sepandai itu pula praktek muslihat.” – Jurnalis, Najwa Shihab. “Salah satu jenis keangkuhan spiritual adalah saat orang berpikir bahwa mereka bisa bahagia tanpa uang.” – Penulis, Albert Camus. “Lelaki yang sukses adalah lelaki yang bisa menghasilkan lebih banyak uang daripada uang yang dihabiskan istrinya setiap bulannya.” – Komedian, Cak Lontong. “Hidup, raga, roh, suami, istri, orang tua, anak, keluarga, uang, materi, jabatan, kekuasaan. semua adalah titipan sementara, Pemilik sebenarnya cuma Dia.” – Penulis, Ahmad Fuadi. “Kesuksesan tidak hanya dilihat dari berapa jumlah uang yang dihasilkan, tapi juga dari berapa besar manfaat Anda untuk orang lain.” – Pengusaha, Harry Slyman. “Orang yang bisa menggunakan dan menyimpan uang adalah orang yang paling bahagia, karena ia memiliki kedua kesenangan.” – Penulis, Samuel Johnson. “Anda tidak bisa dibilang kaya dan bahagia sampai Anda memiliki sesuatu yang tidak dapat dibeli dengan uang.” – Aktris, Natalie Portman. “Tidaklah berguna uang, harta, dan kebahagiaan kita jika orang-orang di sekeliling kita masih menderita karena teraniaya oleh perilaku kita.” – Pendakwah, AA Gym. “Titik bahaya dari korupsi tak cuma dilihat persentase kebocoran uang, tetapi juga dari menipisnya kepercayaan kepada bersihnya aparatur negara secara keseluruhan.” – Sastrawan, Goenawan Mohamad. “Apa bagusnya uang jika tidak dapat membeli kebahagiaan?” – Penulis, Agatha Christie. “Kekurangan uang adalah akar dari segala kejahatan.” – Penulis, Mark Twain. “Nasi bisa dibeli dengan uang, tetapi rasa percaya? Seluruh uang di dunia ini tidak cukup membelinya.” – Penulis, Dewi Lestari. “Uang bisa membeli popularitas, namun tidak bisa membeli rasa hormat; Ia perlu lebih lama dari uang, sensasi dan rupa sempurna.” – Musisi, Jerinx. “Tidak ada kesenian yang lebih cepat dipelajari dari pemerintah selain menguras uang dari kantong rakyat.” – Ekonom, Adam Smith. “Rejeki itu tidak identik dengan uang dan harta, karena rejeki yang paling berharga dalam kehidupan adalah kejujuran untuk mengakui kesalah yang diperbuat.” – Presenter dan reporter, Andy F. Noya.

30 Kata Mutiara Islami untuk Suami Agar Pernikahan Harmonis

Kata-Kata Mutiara Tentang Uang Bukanlah Segalanya

Sumber: Pexels

Waktu lebih berharga daripada uang. Anda bisa meraih uang lebih, tetapi Anda tidak bisa meraih tambahan waktu. Banyaknya uang yang dimiliki, tidak menjamin kebahagiaan seseorang dalam kehidupannya. Uang bukanlah jaminan kehidupan yang bahagia. Ada banyak orang kaya raya yang justru tidak memiliki kebahagiaan karena hatinya kasar. Hati-hati dengan uang, uang bisa membeli hati. Uang juga bisa membeli empati dan simpati. Cobalah untuk membalik sebuah kata menjadi ‘Segalanya memang butuh uang, tetapi uang bukanlah segalanya’. Sederhana, namun menjadi kata yang sangat bermakna. Uang memang menjadi hamba yang baik, tetapi uang juga bisa jadi tuan yang jahat. Bahagia bukanlah milik mereka yang memiliki segalanya, tetapi mereka yang bersyukur memiliki hal yang tak bisa dibeli hanya dengan menggunakan uang. Uang memang bisa membeli perhatian, tetapi tidak dengan ketulusan. Uang juga bisa membeli kecantikan, tetapi tidak dengan kesetiaan. Uang hanyalah alat. Itu akan membawa Anda ke mana pun Anda inginkan, tetapi tidak akan menggantikan Anda sebagai pengemudinya. Kekayaan tidak terdiri hanya dari memiliki harta benda besar yang dimiliki, tetapi memiliki sedikit keinginan. Jika Anda  bekerja semata demi uang, maka Anda takkan pernah mendapat kesuksesan. Tetapi, jika Anda mencintai apa yang Anda kerjakan dan selalu mengutamakan kepentingan pelanggan, kesuksesan akan ada di tangan Anda. Tak semua orang memiliki waktu yang cukup untuk dihabiskan dengan orang tersayang. Anda bisa mendapatkan lebih banyak uang, namun Anda tak bisa mendapatkan lebih banyak waktu. Belanjakan uang yang Anda miliki untuk hal-hal yang dapat dibeli dengan uang. Habiskan waktu Anda untuk hal-hal yang tidak dapat dibeli dengan uang. Semua uang yang Anda hasilkan tidak akan pernah membeli kembali jiwa yang dulu Anda miliki. Persahabatan itu seperti uang, lebih mudah dicari alih-alih dipertahankan.

Sumber : theasianparent.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Komentar
Menarik untuk dibaca
Terpopuler Hari Ini