341 Guru Honorer di Ponorogi Lolos Passing Grade 2021 Langsung Diangkat PPPK 2022

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


341 Guru Honorer di Ponorogi Lolos Passing Grade 2021 Langsung Diangkat PPPK 2022

Ponorogo (INDONESIATODAY.CO.ID) – 341 guru honorer di Ponorogo dinyatakan lolos passing grade pada rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja 2021 namun belum mendapat formasi sekolah.

Pemerintah Pusat memutuskan bakal diprioritaskan para guru honorer tersebut. Sehingga mereka tidak perlu tes lagi dan langsung diangkat sebagai PPPK 2022.

“Guru honorer yang lolos PG dan belum mendapatkan formasi sekolah, akan menjadi prioritas pertama dalam perekrutan PPPK tahun 2022 di Kabupaten Ponorogo. Mereka tidak akan ikut tes lagi,” kata Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Ponorogo, Andy Susetyo, Sabtu (1/10/2022).

Andy menyebut kuota PPPK 2022 yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) untuk Ponorogo adalah 728 lowongan. Dari jumlah itu, 541 kuota PPPK guru.

Alhasil, dari 541 lowongan PPPK guru itu, nantinya akan diprioritaskan untuk 341 guru honorer. Sehingga tersisa 200 kuota untuk guru honorer yang mengikuti rekrutmen 2022.

“Sebanyak 341 guru lolos PG itu tidak ikut tes lagi, langsung keterima jadi PPPK. Namun, mereka harus mengikuti aturan pendaftaran ulang lagi yang sudah ditetapkan sebelumnya,” kata mantan Kepala Dipertahankan Ponorogo itu.

Setelah prioritas pertama ini sudah terpenuhi, dan kuota lowongan PPPK-nya masih, kemudian sisa dari prioritas pertama itu kemudian untuk prioritas kedua, prioritas ketiga dan prioritas keempat. Tetapi jika dilihat data yang ada, Andy menyebut kuota lowongan PPPK guru di Kabupaten Ponorogo hanya sampai untuk prioritas ketiga.

“Masih ada 200 lowongan guru PPPK. Sesuai aturan, kuota itu akan diberikan kepada prioritas kedua dan ketiga,” katanya.

Prioritas kedua adalah guru honorer kategori 2 (K-2). Di Kabupaten Ponorogo, guru honorer K-2 itu jumlahnya hanya 1 orang. Sementara untuk prioritas ketiga, di Kabupaten Ponorogo sesuai dengan data pokok pendidikan (Dapodik) di Dinas Pendidikan (Dindik) ada 206 guru honorer.

“Jadi sisa 200 lowongan PPPK ini akan diperebutkan oleh 207 guru honorer yang masuk kategori prioritas kedua dan prioritas ketiga,” pungkasnya.

Baca Juga:Tersedia 728 Kuota PPPK Ponorogo 2022, Ini Rinciannya

Untuk diketahui, beberapa waktu yang lalu, ratusan guru yang tergabung forum guru honorer lolos passing grade melakukan doa dan istighotsah bersama di Masjid Agung Cokronegoro. Mereka berdoa supaya bisa langsung diprioritaskan mendapatkan formasi tempat mengajar.

“Kita dari forum guru honorer lolos passing grade melakukan agenda doa dan istighotsah bersama di Masjid Agung Cokronegoro,” kata perwakilan guru honorer, Widi Kurniawan.

Doa bersama itu, kata Widi bertujuan untuk memohon kepada Tuhan dipermudahkan, supaya Kabupaten Ponorogo menyediakan formasi PPPK untuk guru. Nah, guru honorer yang sudah lolos passing grade ini bisa diprioritaskan.

Keinginan itu bukan tanpa sebab, Widi menjelaskan itu sudah sesuai isi dari Peraturan MenPan RB nomor 20 tahun 2022, dimana isi surat itu, intinya yang lolos passing grade ini, diprioritaskan pertama.

“Kita seleksi PPPK tahun 2021, seharusnya ada tahap 3. Namun untuk tahap 3 ini, katanya dilebur jadi satu di tahun 2022. Info yang beredar kita yang lolos seleksi 2021 akan dimasukkan di tahun 2022 ini. Tidak melewati seleksi lagi,” kata guru honorer yang sudah 12 tahun mengajar di SDN 2 Ngrayun itu. [end/beq]

Sumber : beritajatim.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Komentar
Menarik untuk dibaca
Terpopuler Hari Ini