3 Saksi Mangkir Panggilan KPK Terkait Kasus Mardani Maming

INDONESIATODAY
indonesiatoday.co.id


3 Saksi Mangkir Panggilan KPK Terkait Kasus Mardani Maming

INDONESIATODAY.CO.ID, Jakarta - Tiga saksi dalam kasus dugaan suap dan gratifikasi Ketua Umum HIPMI Mardani H. Maming mangkir dari panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Direktur PT. Permata Abadi Raya (PAR) 2013-2020) Wawan Surya, kemudian Muhammad Bahruddin selaku Komisaris PT. Angsana Terminal Utama (PT. ATU), PT. Trans Surya Perkasa (PT TSP), dan PT. Permata Abadi Raya (PT PAR), serta pihak swasta bernama Andy Cahyadi.

BACA JUGA: KPK Belum Siap Hadapi Praperadilan Maming, Ini Respons Kuasa Hukum BACA JUGA: KPK Minta PN Jaksel Tunda Sidang Praperadilan Mardani Maming BACA JUGA: Selain Suap, Mardani Maming Dijerat Pasal Gratifikasi oleh KPK

Baca Juga

Kasus Mardani Maming, KPK Telusuri Aktivitas Keuangan PT Prolindo Cipta Nusantara Kuasa Hukum Curiga Kasus Mardani Maming di KPK karena Persaingan Usaha KPK: Praperadilan Tak Hentikan Kasus Ketum HIPMI Mardani Maming

Sedianya mereka bakal diperiksa dalam kasus dugaan suap dan penerimaan gratifikasi pemberian izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

"Informasi yang kami terima, ketiga saksi tersebut tidak hadir dan tanpa konfirmasi pada tim penyidik terkait alasan ketidakhadirannya," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/7/2022).

Ali menyatakan pihaknya bakal menjadwalkan panggilan ulang terhadap mereka. Ali berharap mereka kooperatif terhadap proses hukum di lembaga antirasuah.

"KPK mengingatkan agar para saksi kooperatif untuk hadir pada jadwal pemanggilan berikutnya," kata Ali.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendalami aktifitas keuangan PT. Prolindo Cipta Nusantara (PCN) dalam kasus dugan suap dan penerimaan gratifikasi pemberian izin usaha pertambangan di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan dengan tersangka Mardani H. Maming.

Pendalaman dilakukan saat tim penyidik memeriksa Manajer Keuangan PT. Prolindo Cipta Nusantara (PT. PCN) 2010-2014 Novita Tanudjaja pada Selasa, 12 Juni 2022.

"Tim penyidik mengonfirmasi pengetahuannya antara lain terkait dengan aktifitas dan proses keuangan di PT PCN," ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (13/7/2022).

Sumber : liputan6.com
Note:
Apabila isi berita kurang lengkap dan tidak jelas, silahkan baca selengkapnya dengan klik tautan 'Lihat artikel asli' di atas. Jika terdapat kesalahan informasi pada berita ini, silahkan hubungi kami melalui email [email protected].
Klik disini untuk mengikuti akun Google News kami agar Anda tidak ketinggalan berita menarik lainnya.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler Hari Ini