10 Pelajaran Hidup Penting yang Tidak Diajarkan di Sekolah, Padahal Mestinya Harus

Monday, 24 June 2024
10 Pelajaran Hidup Penting yang Tidak Diajarkan di Sekolah, Padahal Mestinya Harus
10 Pelajaran Hidup Penting yang Tidak Diajarkan di Sekolah, Padahal Mestinya Harus


INDONESIATODAY.CO.ID - 
Sekolah merupakan tempat dimana kita memperoleh berbagai pengetahuan akademis yang penting. Namun, ada banyak pelajaran hidup yang tidak diajarkan di sekolah, padahal sangat penting untuk dikuasai agar kita bisa menjalani kehidupan dengan lebih baik. 

 

Dilansir dari Hack Spirit pada Minggu (23/6) terdapat sepuluh pelajaran hidup yang seharusnya diajarkan di sekolah, sebagai berikut.


1. Keterampilan Keuangan Pribadi


Memahami cara mengelola uang adalah keterampilan yang krusial dalam kehidupan dewasa. Banyak orang terjebak dalam utang atau kesulitan finansial karena kurangnya pemahaman tentang keuangan pribadi.


Apa yang Harus Diajarkan?


Membuat anggaran: Cara mengatur dan mengikuti anggaran bulanan.


Investasi dasar: Memahami pasar saham, obligasi, dan investasi jangka panjang lainnya.


Mengelola hutang: Cara mengelola kartu kredit dan pinjaman dengan bijak.

Pensiun dan tabungan: Pentingnya menyisihkan uang untuk masa depan.


2. Keterampilan Komunikasi dan Negosiasi


Kemampuan berkomunikasi dengan efektif dan negosiasi adalah kunci untuk membangun hubungan yang baik di tempat kerja dan kehidupan pribadi. Sayangnya jarang sekali di sekolah pelajaran yang mengkhususkan tentang komunikasi dan negosiasi diajarkan


Apa yang Harus Diajarkan?


Komunikasi verbal dan non-verbal: Bagaimana cara menyampaikan pesan dengan jelas dan efektif.


Mendengarkan aktif: Teknik untuk menjadi pendengar yang baik dan memahami perspektif orang lain.


Negosiasi: Strategi untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan dalam berbagai situasi.


3. Kesehatan Mental dan Emosional


Kesehatan mental yang baik adalah dasar untuk kesejahteraan secara keseluruhan. Banyak orang tidak tahu cara mengelola stres, kecemasan, atau depresi karena kurangnya pendidikan di bidang ini.


Apa yang Harus Diajarkan?


Pengelolaan stres: Teknik relaksasi dan mindfulness.


Kesehatan emosional: Cara mengenali dan mengekspresikan emosi dengan sehat.


Mencari bantuan profesional: Kapan dan bagaimana mencari bantuan dari psikolog atau konselor.


4. Keterampilan Memasak dan Nutrisi


Mengerti cara memasak dan nutrisi yang baik adalah esensial untuk kesehatan jangka panjang. Banyak orang muda tidak tahu cara menyiapkan makanan yang sehat.


Apa yang Harus Diajarkan?


Dasar-dasar memasak: Teknik memasak dasar dan resep sederhana.


Nutrisi: Pemahaman tentang nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh dan cara mengkonsumsi makanan yang seimbang.


Perencanaan makanan: Cara merencanakan dan menyiapkan makanan sehat dalam anggaran tertentu.


5. Manajemen Waktu


Mengelola waktu dengan efektif membantu seseorang untuk menjadi lebih produktif dan mengurangi stres. Banyak orang kesulitan menyelesaikan tugas karena manajemen waktu yang buruk.


Apa yang Harus Diajarkan?


Prioritas: Cara menentukan prioritas dan fokus pada tugas yang paling penting.


Penyusunan jadwal: Teknik untuk membuat dan mengikuti jadwal harian dan mingguan.


Mengatasi penundaan: Strategi untuk menghindari prokrastinasi.


6. Keterampilan Sosial dan Etiket


Etika sosial yang baik membantu dalam membangun hubungan yang sehat dan profesional. Keterampilan sosial yang kuat sangat diperlukan dalam kehidupan sehari-hari.


Apa yang Harus Diajarkan?


Etiket dasar: Sopan santun di meja makan, cara berinteraksi dalam situasi formal.

 

Keterampilan sosial: Cara berkenalan, memulai percakapan, dan menjalin hubungan.


Empati dan toleransi: Memahami dan menghargai perbedaan orang lain.


7. Kewirausahaan dan Inovasi


Di era globalisasi dan teknologi ini, kemampuan untuk berinovasi dan berwirausaha menjadi semakin penting. Kewirausahaan membuka banyak peluang baru dan menciptakan lapangan pekerjaan.


Apa yang Harus Diajarkan?


Dasar-dasar bisnis: Konsep dasar tentang bagaimana memulai dan menjalankan bisnis.


Pemikiran inovatif: Cara mengembangkan ide-ide kreatif dan menerapkannya.


Pemasaran dan branding: Strategi untuk memasarkan produk atau layanan.


8. Perawatan Diri dan Gaya Hidup Sehat


Merawat diri sendiri adalah bagian penting dari kehidupan sehat dan bahagia. Kebiasaan sehat harus dipupuk sejak dini. Di sekolah biasanya hanya diajarkan praktik olah raga, dan tidak terlalu membahas pentingnya perawatan diri dan tentang gaya hidup sehat.


Apa yang Harus Diajarkan?


Kebersihan pribadi: Praktik kebersihan dasar dan pentingnya menjaga kebersihan.


Gaya hidup aktif: Pentingnya olah raga dan aktivitas fisik.


Kesehatan mental: Mengembangkan kebiasaan sehat yang mendukung kesehatan mental.


9. Pemahaman Hukum Dasar


Memahami hukum dasar membantu individu untuk mengetahui hak dan kewajiban mereka. Ini penting untuk menghindari masalah hukum dan menjalani kehidupan dengan lebih aman dan teratur.


Apa yang Harus Diajarkan?


Hukum dasar: Pengetahuan tentang hak-hak dasar dan kewajiban warga negara.


Proses hukum: Bagaimana sistem hukum bekerja dan cara mengakses bantuan hukum.


Kontrak dan perjanjian: Memahami isi dan implikasi dari berbagai jenis kontrak.


10. Pengembangan Diri dan Karier


Pengembangan diri membantu seseorang untuk terus tumbuh dan berkembang secara pribadi dan profesional. Ini termasuk keterampilan yang dibutuhkan untuk sukses di tempat kerja dan dalam kehidupan secara umum.


Apa yang Harus Diajarkan?


Penyusunan resume dan wawancara: Cara membuat resume yang efektif dan mempersiapkan diri untuk wawancara kerja.


Pengembangan keterampilan: Identifikasi keterampilan yang dibutuhkan dan cara mengembangkannya.


Tujuan hidup dan karier: Cara menetapkan dan mencapai tujuan jangka pendek dan jangka panjang.


Kesimpulan


Sekolah memainkan peran penting dalam pembentukan dasar pengetahuan kita, tetapi ada banyak pelajaran hidup yang tidak diajarkan di sekolah. Keterampilan keuangan pribadi, komunikasi, kesehatan mental, memasak, manajemen waktu, etiket sosial, kewirausahaan, perawatan diri, pemahaman hukum, dan pengembangan diri adalah beberapa contoh pelajaran yang sangat penting. 

 

Mempelajari keterampilan ini akan membantu kita untuk menjalani kehidupan yang lebih seimbang, sehat, dan sukses. Oleh karena itu, penting untuk mempertimbangkan bagaimana kita bisa mengintegrasikan pelajaran-pelajaran ini ke dalam kurikulum pendidikan agar generasi mendatang lebih siap menghadapi tantangan hidup.


Sumber: jawapos

SEBELUMNYA

Komentar

Artikel Terkait

Terkini