Gerbong Kereta Penuh Kecoak Viral di Twitter, KAI dan KCI Minta Maaf

  • Bagikan

INDONESIATODAY.CO.ID -  Seorang pengguna Twitter dengan nama akun @NNNby__ mengeluhkan dengan banyaknya kecoak di kereta api Dhoho Penataran rute Blitar-Surabaya, Minggu (21/5/2023).

Unggahan tersebut telah menarik perhatian besar hingga viral, dengan lebih dari 600 retweet dan lebih dari 3.000 penyuka. 

Pengguna Twitter itu juga mengunggah video yang menunjukkan beberapa kecoak bergerak di kereta tersebut, sambil menyampaikan rasa tidak nyamannya.

"Kenapaaa banyak banget kecooaaa KAI ?????? jujur ngga nyaman parno banget mau nyender, tadi sampe ada yang masuk ke tas juga @KAI121," tulis akun itu.

Unggahan memicu komentar dari warganet. Mereka juga mengeluhkan dengan pengalaman serupa.

Seorang pengguna dengan akun @sectvmsempraa mengungkapkan kecoak juga muncul saat dirinya naik kereta Dharmawangsa Ekse.

"Pernah jg Dharmawangsa Ekse, meja kursinya dah lapuk, kecoa kecilĀ² di celah kursi/samping... Sebagai orang yg aga phobia kecoa, jadi gabisa tidur semaleman, badan kena sugesti jd berasa gatalĀ² semua."

Sementara itu, pengguna @dleemontea mempertanyakan praktik kebersihan di gerbong kereta api.

"Eh serius minggu lalu pas naik kereta jurusan surabaya juga ada kecoanya kecil2 banyakk ?? berhubung aku emang ga takut kecoa jadinya ya b aja tapi lohhh kayak transportasi umum masa iya ga dicek dulu kebersihannya ??"

KCI dan KAI Buka Suara

Menanggapi unggahan viral tersebut, PT Kereta Commuter Indonesia melalui VP Corporate Secretary mereka, Anne Purba, mengeluarkan pernyataan permohonan maaf.

Anne juga menyatakan bahwa semua kereta akan dilakukan fumigasi ulang pada Senin malam dan menghimbau kepada penumpang untuk melaporkan masalah yang dihadapi.

"Kami mohon maaf atas kejadian tersebut," ujar Anne dikutip dari Kompas.com, Selasa (23/5/2023).

Sementara Joni Martinus, VP Public Relations KAI, juga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh pelanggan.

Dia menegaskan bahwa KAI telah menindaklanjuti laporan ini dan telah melakukan koordinasi dengan unit terkait untuk memeriksa dan melakukan fumigasi di berbagai kereta api.

"Dilakukan fumigasi, serta perbaikan agar ke depannya dapat memberikan fasilitas yang lebih nyaman," ujarnya.

Joni juga menambahkan bahwa jika pelanggan mengalami ketidaknyamanan selama perjalanan, mereka diharapkan untuk segera menghubungi kondektur di nomor telepon yang tertera di dinding tiap kereta.

Sumber: kompas

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan