Cak Imin Buka Suara Soal Korupsi Kemnaker 2012 Jadi ‘Dibidikan’ KPK, Kirim Pesan untuk Anies Baswedan

  • Bagikan



INDONESIATODAY.CO.ID  - Korupsi Kemnaker 2012 lalu kembali jadi sorotan setelah Komisi Pemberantasan Korupsi terang-terangan akan kembali mengusu kasus korupsi tersebut.


Seperti diberitakan Antara News, KPK kembali akan mengusut dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan pada 2012.


Dari rentetan kasus tersebut, KPK tak sunkan mengatakan jika Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin akan segera diperiksa.



Cak Imin "dibidik" KPK lantaran saat itu menjabat sebagai Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) periode 2009-2014.



Pihak KPK terang benderang mengatakan akan membuka kemungkinan memeriksa pejabat Kemnakertrans pada waktu tersebut sebagai saksi dalam proses penyidikan.


"Semua pejabat di tempus itu dimungkinkan kita mintai keterangan. Kenapa? Karena kita harus mendapatkan informasi yang sejelas-jelasnya jangan sampai secara sepihak si A menuduh si B, si C menuduh si B, lalu si B tidak kita mintai keterangan," ujar Direktur Penyidikan KPK Brigjen Asep Guntur Rahayu di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/9).



Sementara itu, Cak Imin yang baru saja mendeklarasian pasangan bersama Anies Baswedan, mengaku jika hal tersebut sudah umum terjadi.


Cak Imin tegas mengatakan jika tantangan dalam pemilu tidak hanya dari dalam, melainkan juga ada dari luar.


"Pemilu bukan hanya tantangan internal. Eksternal banyak," kata Cak Imin di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/9).



Jelasnya, hal itu merupakan dinamika politik yang harud dihadapi sebagai proses perjuangan politiknya selama ini.


Seolah memberi pesan pada Anies Baswedan dan seluruh partai koalisi, jika semua akan berjalan aman dan optimistis. "Tetap semangat dan optimistis. Aman," ujarnya. 


Sumber: suara

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan