VIRAL Iran Beli Pesawat Airbus Diparkir di Bandara Kertajati, Hindari Sanksi AS?

  • Bagikan
INDONESIATODAY.CO.ID - Viral di media sosial, kabar yang menyebutkan Iran membeli pesawat Airbus A340-212 bekas Angkatan Udara Prancis. 


Informasi yang diunggah oleh akun twitter @BabakTaghvaee1 itu menyebutkan, pesawat tersebut diparkir di Bandara Kertajati, sebelum diterbangkan ke Teheran, Iran.


Singgahnya kedua pesawat tersebut di Bandara Kertajati, disebut @BabakTaghvaee1, untuk menghindari sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Iran. 


AS sejak 1995 melarang industri penerbangan dunia menjual pesawat maupun suku cadangnya kepada Iran.


"Hasil penyelidikan saya tentang pengadaan dua Airbus A340-212 bekas Angkatan Udara Prancis oleh #IRGC berafiliasi #MahanAir untuk #Iran government. Otoritas Indonesia dan Mali terlibat dalam membantu Iran menghindari sanksi #AS & menerbangkan mereka ke Iran pada 23/05/2023," tulis akun @BabakTaghvaee1 dikutip Kamis (1/6).


Pemilik akun telah mengizinkan informasi tersebut untuk dikutip, selama menyebutkan sumbernya. 


Dalam profil akun-nya, BabakTaghvaee1 menyebut diri sebagai penulis transportasi udara yang juga koresponden bagi sejumlah media


Menurutnya, pada 23 Mei 2023 kedua pesawat dijadwalkan terbang dari Bandara Kertajati ke Mali, Afrika Barat. Tapi di perjalanan, rutenya dialihkan ke Bandara Chabahar di barat daya Iran.


"Pesawat tersebut menggunakan TZ-DTA dan TZ-DTC sementara. kode registrasi diperoleh di bawah AOC (Air Operator Certificate) dari perusahaan palsu Mahan Air di Mali," tulisnya.


Meskipun dari penelusuran, kode penerbangan TZ adalah milik Air Tanzania, bukan Mali. 



Riwayat Operasional Pesawat


Penelusuran kumparan juga mengungkapkan, pesawat buatan 1995 itu pertama kali dimiliki dan dioperasikan oleh Austrian Airlines dengan registrasi OE-LAG. 


Angkatan Udara Prancis baru mengoperasikan kedua pesawat tersebut mulai 2006, sebagai pesawat angkut strategis. 


Masing-masing punya registrasi atau kode panggil (call sign) F-RAJA dan F-RAJV, yang digunakan hingga 2020.


"Pesawat tersebut kemudian dijual ke LMO Aero pada tahun 2021," lanjutnya. 


Dikutip dari planespotters.net, pesawat tersebut berada di Bandara Châteauroux-Centre "Marcel Dassault", Prancis, pada 3 Maret 2021-9 April 2022. Baru pada 10 April 2022 terdeteksi berada di Bandara Kertajati, Jawa Barat. 


Warganet M. Fatkhu Rizqi mengunggah foto sebagai bukti keberadaan pesawat tersebut yang disebutnya berada di Bandara Kertajati. 


"Foto dari lima bulan lalu nih," tulis pemilik akun twitter @mrfblog itu.


Penjelasan Dirut Bandara Kertajati 


Dikonfirmasi soal keberadaan kedua pesawat tersebut, Dirut Bandara Kertajati Muhammad Singgih, membenarkan adanya pesawat Airbus A340-212 yang parkir di bandara yang dikelolanya. 


"Benar ada pesawat A340 yang memang parkir di Kertajati cukup lama. Tapi sekarang sudah pergi kok," kata Singgih menjawab kumparan, Kamis (1/6).


Tapi menurutnya, pesawat tersebut milik Prancis, bukan Iran seperti diungkapkan akun twitter @BabakTaghvaee1. 


"Kebetulan itu milik Prancis dan mitra kerja samanya dengan perusahaan di Indonesia," ujarnya. 


Terkait pilihan parkir di Bandara Kertajati, Singgih mengatakan itu merupakan pertimbangan pemilik pesawat. 


Pihaknya memberikan pelayanan sepanjang pesawat yang akan take off dan landing, punya izin dan memenuhi regulasi yang berlaku.


"Soal kenapa milih Kertajati ya tentu si maskapai sama mitra kerja samanya yang punya pertimbangan. Apakah itu harga atau kemudahan dalam maintenance, dan sebagainya. Sepanjang punya izin mendarat ya bandara pasti menerima," kata Dirut Bandara Kertajati itu. [IndonesiaToday/kumparan]

Sumber: kumparan.com

Penting:

Apabila terdapat kesalahan informasi dalam berita ini, silahkan kirim laporan Anda ke alamat email [email protected].
  • Bagikan